Thursday, January 13, 2011

PENGINGKARAN DAN SIFAT LUPA ADAM

PENGANTAR

Para ahli purbakala pada zaman ini menelusuri kota-kota yang lenyap dan sisa-sisa umat terdahulu agar mereka mengenal kehidupan nenek moyang, mengetahui keadaan dan kondisi mereka. Di samping minimnya informasi yang berhasil mereka gali, ia juga ilmu yang tidak murni sehingga tidak menampakkan hakikat dan tidak menyisir kabut kelam yang menyelimutinya. Ia tidak kuasa menyibak tabir masa lalu yang dalam dengan kepastian. Lain urusannya dengan kedatangan wahyu Allah untuk membawa berita orang-orang terdahulu. Hal itu merupakan kekayaan tak ternilai harganya, karena ia menyuguhkan sesuatu yang nyata dalam keadaan bersih dan murni. Ia adalah ilmu yang diturunkan dari Dzat Yang Maha Mengenal lagi Maha Mengetahui, di mana tidak sesuatu pun di langit dan di bumi yang samar dari- Nya.

Sebagian ilmu ini tidak mungkin ditembus dengan jalan selain wahyu. Di antaranya, sebagian berita tentang bapak kita, Adam ‘Alayhi Salam, tentang sebagian tabiat dan ciri-cirinya yang kita warisi darinya. Sebagaimana beliau menyampaikan kepada kita sebagian syariat untuknya dan untuk anak cucu sesudahnya.

KISAH KEMATIAN NABIYULLAH ADAM A.S

PENGANTAR

Kisah ini memberitakan kepada kita tentang saat-saat terakhir kehidupan bapak kita Adam dan keadaannya pada saat sakaratul maut. Para Malaikat memandikannya, memberinya wangi-wangian, mengkafaninya, menggali kuburnya, menshalatkannya, menguburkannya dan menimbunnya dengan tanah. Mereka melakukan itu untuk memberikan pengajaran kepada anak cucu sesudahnya, tentang bagaimana cara menangani orang mati.

NABIYULLAH SHALIH A.S.

PENGANTAR

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam melewati bekas kampung-kampung Tsamud yang dibinasakan oleh Allah ketika mereka menyembelih unta. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dan para sahabat berdiri di sumur yang dahulu didatangi oleh unta tersebut. Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam menyampaikan kepada mereka berita tentang tempat itu. Beliau mengetahuinya dengan pasti. Dari sanalah unta itu datang dan ia pun kembali dari jalan itu. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam memperingatkan mereka agar tidak berlaku seperti perilaku kaum Nabi Shalih. Mereka meminta ayat (mukjizat), lalu Allah mengeluarkan kepada mereka mukjizat besar, yaitu unta. Mereka mendustakan dan menyembelihnya, maka Allah membinasakan mereka dan menurunkan adzab dan balasan-Nya.

KISAH HAJAR DAN ISMAIL

PENGANTAR

Ini adalah kisah yang panjang dan alurnya mengalir jelas. Peristiwanya gambling, yang menceritakan tentang bapak kita Ismail bin Khalilullah Ibrahim ‘Alayhi Salam dan tentang ibu kita Hajar Ummu Ismail. Semua orang Arab adalah keturunan Ismail. Ada yang menyatakan bahwa sebagian orang Arab berasal dari asal-usul Arab kuno yang bukan anak keturunan Ismail. Ibu kita Hajar adalah wanita Mesir yang dihadiahkan oleh penguasa dzalim Mesir kepada Sarah dalam sebuah kisah yang akan disebutkan selanjutnya.

Manakala Ibrahim belum kunjung dikaruniai anak dari istrinya, Sarah, maka Sarah memberikan hamba sahayanya kepada Ibrahim untuk dinikahi dengan harapan bahwa darinya Allah akan memberi anak. Hajar pun hamil dan melahirkan Ismail di bumi yang penuh berkah, Palestina.

KISAH IBRAHIM DAN SARAH DENGAN RAJA YANG ZALIM

PENGANTAR

Kisah ini menjelaskan bagaimana Allah menjaga Sarah, istri Ibrahim, ketika seorang thaghut (musuh Allah) hendak menodai kesuciannya dan merampas kehormatannya. Ibrahim berlindung kepada Allah, berdoa dan shalat kepada-Nya, dan Sarah berdoa memohon perlindungan Allah. Maka Allah menjadikan si fajir (pelaku maksiat) tidak berdaya dan menggagalkan makarnya (berupa siksaan) di lehernya. Allah menjaga Ibrahim dan istrinya, dan Allah mampu untuk menjaga wali-wali-Nya dan membelenggu musuh-musuh-Nya di setiap waktu dan generasi.

KISAH NABIYULLAH LUTH A.S.

PENGANTAR

Nabiyullah Luth adalah salah seorang Nabi dan Rasul Allah yang menghadapi suatu kaum yang berhati dan bertabiat keras. Mereka memiliki penyimpangan akidah sekaligus penyimpangan perilaku. Penyimpangan mereka termasuk suatu keanehan dalam sejarah manusia. Mereka adalah orang-orang yang menyukai sesama jenis. Mereka melakukan kemunkaran di dalam perkumpulan mereka. Maka Luth berjihad besar untuk melawan mereka sehingga Allah menurunkan adzab kepada mereka.

Hadis ini menyinggung sepenggal berita tentang Luth. Ia hadir untuk menjelaskan sebagian yang tertera di dalam Al-Qur'an dan menambah berita baru yang tidak terdapat di dalamnya. Ia membela Nabiyullah Luth dari klaim para pendusta yang menisbatkan sesuatu kepadanya di mana Luth sepanjang umurnya berjuang untuk memeranginya dan membongkarnya.

BANTAHAN ADAM KEPADA MUSA

PENGANTAR

Kisah ini hanya bisa diketahui melalui wahyu, karena ia berbicara tentang pertemuan yang tidak disaksikan oleh manusia. Pertemuan Adam dengan Musa. Pertemuan ini terwujud atas dasar permintaan dari Musa. Kita tidak tahu bagaimana hal ini terwujud, akan tetapi kita yakin bahwa ia terjadi karena berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam pastilah benar.

Pertemuan seperti ini terjadi pada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam manakala beliau bertemu dengan para Nabi dan Rasul di malam Isra' dan beliau shalat berjamaah dengan mereka sebagai imam di masjid Al-Aqsa. Pada saat Mi’raj ke langit beliau berbincang dengan sebagian dari mereka.

Tujuan Musa dengan pertemuan itu adalah untuk berbincang-bincang langsung dengan Adam dan menyalahkannya karena Adam telah mengeluarkan dirinya dan anak cucunya dari Surga lantaran dosa yang dilakukannya. Akan tetapi pada saat itu Adam mengemukakan alasan yang membuat Musa terdiam. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam mengakui bahwa Adam telah mengalahkan argumen Musa ‘Alayhi Salam.

KISAH MUSA DAN KHIDHIR

PENGANTAR

Kisah Musa dengan Khidhir yang disebutkan dalam surat Al-Kahfi termasuk kisah yang utama. Musa pergi dari kotanya untuk mencari ilmu ketika Tuhannya memberitahukan kepadanya bahwa di bumi ini terdapat seseorang yang lebih alim darinya. Dalam Sunnah Nabi terdapat tambahan keterangan dari apa yang disebutkan oleh Al-Qur'an. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam menyampaikan kepada kita sebab perginya Musa dari kotanya, sebagaimana beliau menyampaikan kepada kita tentang nama hamba shalih yang dicari-cari Musa, dan sebagian dari ucapannya dan keadaannya.

KISAH BATU YANG MEMBAWA LARI BAJU MUSA A.S.

PENGANTAR

Orang-orang bodoh dari Bani Israil menuduh Musa memiliki penyakit bawaan yang dia sembunyikan di tubuhnya. Penyebab tuduhan ini adalah bahwa Musa menyembunyikan auratnya dan tubuhnya yang lain dari orang lain karena besarnya rasa malu yang ada pada dirnya. Mereka telah berburuk sangka kepada Nabi mereka. Dan manakala Allah menginginkan para Nabi dan Rasul-Nya adalah orang-orang paling sempurna dan terbaik, serta Dia berkehendak membongkar setiap kebatilan yang dituduhkan kepada mereka sehingga bisa menghalangi orang-orang untuk mengikuti mereka, maka Allah menjadikan batu itu terbang membawa baju Musa yang diletakkan di atasnya ketika dia sedang mandi. Maka Bani Israil melihat Musa telanjang tanpa cacat, dan mereka mengetahui kedustaan para pendusta padanya.

MUSA DAN MALAIKAT MAUT

PENGANTAR

Musa adalah orang yang punya kedudukan (terkemuka) dan pemimpin yang mudah berinspirasi, sehingga mampu mengendalikan umat yang keras tabiatnya, serta banyak ragu-ragu dalam menghadapi berbagai perkara seperti kepemimpinan, kebijaksanaan dan penunjuk. Musa memiliki kekhususan tersendiri serta mampu kemampuan yang tinggi, sehingga barangsiapa yang memiliki sifat semisalnya, maka tingkah lakunya dimuliakan oleh yang lainnya, dikarenakan kepribadian sesuai dengan tingkah lakunya.

Oleh karerna itu, ketika Malaikat maut datang kepada Musa, kemudian meminta izin untuk mencabut nyawanya, maka Musa menampar Malaikat tersebut hingga rusak matanya (mata manusia). Malaikat maut mendatangi Musa dalam wujud seorang laki-laki, kemudian Musa diberi pilihan antara berpindah ke sisi Tuhannya atau tetap hidup di dunia dalam masa yang lama, sebelum datang kepadanya kematian. Akan tetapi Musa memilih berpindah ke sisi Tuhannya, atas sulitnya kehidupan dunia dan ujiannya. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala memenuhi permohonannya, kemudian mendekatkannya ke tanah suci sejauh lemparan baju. Sehingga kuburannya terletak di sebelah timur tanah suci.

KISAH WANITA TUA BANI ISRAIL

PENGANTAR

Inilah kisah seorang wanita tua dari Bani Israil yang mendapatkan peluang emas. Dia memanfaatkannya bukan untuk mendapatkan harta dan benda dunia., tetapi untuk meraih derajat tinggi di Surga yang penuh dengan kenikmatan. Musa meminta kepadanya supaya menunjukkan kubur Yusuf untuk membawa jasadnya pada waktu dia keluar dari Mesir bersama Bani Israil. Nenek ini menolak, kecuali dengan syarat bahwa dia harus menyertai Musa pada hari Kiamat di Surga. Maka Allah memberikan apa yang dimintanya. Seperti inilah ambisi-ambisi tinggi, jiwa yang berhasrat meraih derajat-derajat tinggi. Beberapa sahabat berambisi untuk meraih derajat tinggi seperti ini, dan di antara mereka adalah Ukasyah bin Mihshan. Dia memohon kepada Rasulullah agar termasuk dalam tujuh puluh ribu golongan manusia terpilih yang masuk Surga (tanpa hisab). Wajah mereka seperti wajah rembulan di malam purnama. Mereka tidak kencing, tidak buang air besar, tidak meludah. Lalu Rasulullah menyampaikan kepada Ukasyah bahwa dia adalah satu dari mereka. Termasuk juga Abu Bakar yang berambisi dipanggil dari segala pintu Surga. Termasuk pula sahabat yang memohon kepada Rasulullah agar bisa menemaninya di Surga, lalu beliau bersabda kepadanya, "Bantulah aku atas dirimu dengan memperbanyak sujud."

KISAH SAMIRI PEMBUAT ANAK SAPI

PENGANTAR

Hadis di bawah ini mengandung tambahan dan perincian terkait dengan penyembahan Bani Israil terhadap anak lembu yang terbuat dari emas ciptaan Samiri dan apa yang dilakukan oleh Musa terhadap anak sapi tersebut, bagaimana dia menenggelamkannya di air dan bagaimana Bani Israil saling membunuh.

TERTAHANNYA MATAHARI BAGI NABIYULLAH YUSYA'

PENGANTAR

Para panglima berusaha mengumpulkan bala tentara sebanyak yang mereka mampu untuk menghadapi musuh. Mereka mengira bahwa salah satu sebab kemenangan di medan perang adalah kuantitas. Lain halnya dengan Nabiyullah Yusya'. Allah membuka tanah suci lewat tangannya untuk Bani Israil setelah Musa ‘Alayhi Salam. Yusya' tidak mementingkan jumlah besar dalam menghadapi musuh. Dia lebih memperhatikan kualitas pasukan perangnya. Oleh karena itu, dia menyortir bala tentaranya dari prajurit-prajurit yang hati mereka tertambat dengan urusan dunia yang telah memenjarakan hati mereka.

Rasulullah menyampaikan kepada kita bahwa Yusya' berperang dengan bala tentara tersebut untuk melawan penduduk sebuah kota. Dia khawatir malam tiba sebelum kemenangan diraih di tangan. Dia pun memohon kepada Allah supaya menahan matahari, maka Dia menahannya sampai kemenangan terwujud. Itu adalah salah satu ayat Allah. Allah juga menunjukkan ayat-Nya yang lain, melalui tangannya manakala terungkap orang-orang yang menggelapkan harta rampasan perang dan Allah memurkai mereka.

KISAH NABIYULLAH YUNUS A.S.

PENGANTAR

Kisah Nabiyullah Yunus mengandung keajaiban dan keunikan. Dia dibuang ke laut dan dimakan ikan. Di sanalah dia berdoa kepada Allah untuk memohon pertolongan-Nya. Maka Dia menyelamatkan dan menjaganya dari kebinasaan. Dia memerintahkan ikan agar memuntahkannya di tepi pantai.

Hadis ini mengandung tambahan keterangan dari apa yang disebutkan oleh Al-Qur'an tentang kisahnya. Ia menjelaskan sebab-sebab mengapa Yunus marah, lalu naik perahu menjauh dari keluarga dan negerinya.

WAFAT NABIYULLAH DAWUD A.S.

PENGANTAR

Hadis ini berkisah tentang wafatnya hamba shalih dan Nabi terpilih, Dawud ‘Alayhi Salam, juga seorang raja agung dan pemimpin yang ditaati. Malaikat maut masuk ke rumahnya tanpa izinnya, dia menunggu Dawud yang pulang dari bepergiannya. Dia mencabut nyawanya tanpa didahului penyakit yang menimpanya, tanpa musibah yang turun kepadanya. Ini mengandung koreksi terhadap berita tentangnya dalam Taurat dan pembebasan untuknya dari klaim para penulis Taurat bahwa orangorang dekat Dawud membawa gadis cantik pada waktu Dawud sakit lalu wanita itu tidur di pangkuannya untuk memperoleh kehangatan.

NABIYULLAH SULAIMAN DIBERI SETENGAH BAYI

PENGANTAR

Nabi menyampaikan kepada kita bahwa Nabiyullah Sulaiman bersumpah untuk menggauli sembilan puluh sembilan istrinya. Masing-masing istri melahirkan seorang penunggang kuda untuk berjihad fi sabilillah. Tetapi tidak ada yang melahirkan kecuali satu istri. Dan itu pun hanya setengah manusia, karena dia tidak berucap ’insya Allah.’

KISAH DUA ORANG IBU YANG ANAK SALAH SEORANG DARI KEDUANYA DICURI SERIGALA

PENGANTAR

Kisah ini memaparkan kepintaran Nabiyullah Sulaiman yang luar biasa dalam mengungkapkan kebenaran dalam sebuah persengketaan tanpa bukti-bukti yang membimbing kepada pemilik hak. Sulaiman menampakkan bahwa dirinya hendak membunuh bayi yang diperebutkan oleh dua orang wanita yang masingmasing mengklaim sebagai ibunya. Maka terbuktilah siapa ibu yang sebenarnya, yang merelakan anaknya untuk lawannya agar bayi itu tidak dibunuh demi menjaga hidupnya padahal lawannya itu bersedia menerima bayi yang akan dibelah dua oleh Sulaiman.

NABIYULLAH AYYUB, IMAM ORANG-ORANG SABAR

PENGANTAR

Ayyub adalah hamba shalih dan teladan kesabaran. Kisahnya diceritakan untuk menghibur orang-orang yang ditimpa musibah, baik pada diri mereka, keluarga dan harta. Dia dulu sehat lalu sakit, dulu kaya lalu miskin, pemilik keluarga dan anak lalu Allah mengambil keluarga dan anaknya. Dia menjalani semua itu dengan kesabaran yang baik, tidak mengaduh, dan tidak meratap. Ujiannya berlangsung lama. Semangatnya tidak berkurang karena ujian yang panjang itu. Kemudahan datang dari Allah ketika Ayyub memanggil-Nya dan berdoa kepada-Nya. Allah mengembalikan kesehatannya, mengembalikan harta dan anaknya dua kali lipat dari yang sebelumnya. Kisahnya menjadi cerita yang menghiasi bibir sesudahnya. Kisah seorang imam orang-orang yang sabar, Ayyub Nabiyullah.

Wednesday, January 12, 2011

NABI YANG MEMBAKAR DESA SEMUT

PENGANTAR

Merusak tidak disukai oleh Allah, bahkan merusak pohonpohon dan hewan-hewan juga tidak boleh. Oleh karena itu, Allah melarang berbuat kerusakan di muka bumi. Di antara pengrusakan itu adalah pengrusakan terhadap tanaman dan binatang. Pada hari Kiamat seorang hamba akan ditanya tentang burung kecil yang dibunuhnya tanpa alasan yang benar.

Termasuk dalam hal ini adalah apa yang disampaikan oleh Rasulullah tentang teguran Allah kepada salah seorang Nabi-Nya. Para Nabi memiliki tempat tersendiri di sisi Allah, tetapi ini tidak menghalangi untuk meluruskan mereka jika tindak tanduk mereka keliru walaupun itu remeh. Benar, Allah menegur Nabi atas tindakannya yang membakar sebuah desa semut, hanya karena seekor semut menggigitnya.

NABI YANG TAKJUB KEPADA KAUMNYA

PENGANTAR

Inilah kisah seorang Nabiyullah yang diberi umat yang banyak jumlahnya. Dari umatnya itu dia membentuk pasukan yang besar, banyak jumlahnya, dan tangguh. Apa yang dicapai oleh umatnya sangatlah menakjubkannya, begitu pula kekuatannya. Dia berkata, "Siapa yang bisa melawan dan menghadang mereka?"

Maka Allah membinasakan tujuh puluh ribu dari kaumnya akibat ujub yang ada padanya.

ISA MENDUSTAKAN KEDUA MATANYA DAN MEMBENARKAN PENCURI

PENGANTAR

Kisah ini hanya sepotong dan pendek, tetapi berharga sekali. Kisah ini menunjukkan sejauh mana para Nabi dan Rasul dalam urusan ta’dzim kepada Allah. Isa melihat seorang yang mencuri, lalu pencuri ini bersumpah dengan nama Allah bahwa dia tidak mencuri, maka Isa mendustakan kedua matanya dan mempercayai pencuri itu.

SUAMI ISTRI YANG KELAPARAN LALU ALLAH MEMBERIKAN RIZKI UNTUK MEREKA MAKAN

PENGANTAR

Ini adalah kisah tentang suami istri yang shalih. Kelaparan menimpa mereka berdua, lalu si istri berdoa kepada Allah agar merizkikan sesuatu yang bisa mengusir rasa lapar dan menutupi hajatnya. Maka Allah merizkikan rizki sebagaimana dalam hadis ini.

ORANG-ORANG DI MANA ALLAH MENGHIDUPKAN ORANG MATI UNTUK MEREKA

PENGANTAR

Ini adalah kisah tentang sekelompok orang dari kalangan Bani Israil. Mereka ingin mengetahui sesuatu tentang kematian dari orang yang telah merasakannya dan merasakan sekaratnya. Lalu mereka memohon kepada Allah agar menghidupkan seorang yang telah mati untuk mereka di salah satu kuburan mereka. Maka Allah menghidupkan seorang laki-laki yang memberitakan kepada mereka tentang panasnya kematian yang belum reda darinya sampai hari itu, padahal dia telah mati seratus tahun.

KERA YANG MEMBUANG SEPARUH WANG KE LAUT

PENGANTAR

Inilah kisah seekor kera yang mengikuti seorang pedagang yang culas. Dia mencampur khamr yang dijualnya dengan air. Suatu hari, kera ini mengambil harta pedagang dan membawanya ke atas tiang perahu. Kera ini membagi harta itu dengan adil. Satu dinar dilemparkan ke laut dan satu dinar dilempar ke perahu; ia membaginya menjadi dua bagian. Kera ini menenggelamkan harta yang didapat oleh pedagang ini sebagai imbalan atas kecurangannya yang mencampur khamr dengan air, dan kera ini menyisakan separuh harta yang berhak didapat oleh pedagang itu dari khamr.

KISAH SAPI YANG BERBICARA KEPADA PENUNGGANGNYA DAN SERIGALA YANG BERBICARA KEPADA PENGGEMBALA

PENGANTAR

Ini adalah berita dari orang yang jujur dan dipercaya, yang tidak berbicara dari hawa nafsu tentang sebuah perkara yang unik dikarenakan ia menyelisihi kebiasaan manusia. Beliau memberitakan bahwa seekor sapi berbicara kepada pemiliknya manakala dia menyalahi adat kebiasaan umum. Penunggang itu menaiki punggungnya, dan sapi ini mengingkarinya karena dia menyelisihi sunnatullah pada dirinya.

Nabi kita juga menyampaikan tentang seekor serigala yang berbicara kepada penggembala yang mengambil seekor domba darinya setelah ia hampir memangsanya.

Percaya kepada berita seperti ini adalah wajib, karena ia termasuk iman kepada yang ghaib di mana orang-orangnya dipuji oleh Allah. "Dan orang-orang yang beriman kepada yang ghaib." (QS. Al-Baqarah: 3). Dan yang dimaksud dengan perkara ghaib adalah perkara ghaib yang disampaikan oleh dalil shahih dari Allah dan Rasul-Nya.

KISAH BOCAH DALAM GENDONGAN YANG BERBICARA MEMOHON KEPADA ALLAH AGAR TIDAK MENJADIKANNYA SEPERTI ORANG YANG SOMBONG

PENGANTAR

Rasulullah menyatakan bahwa ada tiga bayi yang bisa berbicara sepanjang sejarah manusia. Yang pertama adalah Isa ‘Alayhi Salam. Kisahnya disebutkan dalam Al- Qur'an. Yang kedua adalah bayi Juraij dan kisahnya akan dijelaskan kemudian, dan yang ketiga adalah bayi yang menyelisihi harapan ibunya.

TIGA ORANG YANG TERJEBAK DI DALAM GUA

PENGANTAR

Kisah ini membimbing kita kepada jalan keluar jika kita diliputi oleh kesulitan-kesulitan dan tali asa dari para hamba telah terputus. Dalam kondisi ini terdapat pintu di mana tidak ada harapan yang putus darinya. Dia selalu hadir. Dia berkuasa selama-lamanya, menjawab orang yang dalam kesulitan jika dia berdoa kepada-Nya, dan menghilangkan kesengsaraan. Dalam hadis ini Rasulullah menyampaikan kisah tiga orang yang masuk ke dalam gua, lalu sebuah batu besar jatuh dan menutup pintu gua. Maka masing-masing ber-tawassul kepada Allah dengan amalan paling mulia yang dilakukannya dan berdoa kepada Allah dengan amalan tersebut. Allah mengabulkan doa mereka. Dia mengangkat musibah dan menghapus kesulitan mereka.

KISAH AWAN YANG DIPERINTAHKAN UNTUK MENYIRAM KEBUN SEORANG LAKI-LAKI

PENGANTAR

Sesungguhnya alam semesta ini milik Allah. Allah adalah Tuhannya, Penciptanya, dan Pengaturnya. Jika seorang hamba berjalan lurus di atas perintah-Nya, maka Allah akan memerintahkan alam agar menjaganya dan melakukan sesuatu yang mengandung kebaikan dan kemaslahatannya. Hadis ini menjelaskan berita tentang seorang petani shalih di mana Allah memerintahkan awan untuk menyiram kebunnya, karena petani ini lurus berjalan di atas perintah-Nya. Hal ini tidak khusus untuk petani tersebut. Siapa pun yang seperti dirinya, niscaya Allah akan memberkahi apa yang diterimanya.

KISAH ORANG YANG DICINTAI OLEH ALLAH KARENA KECINTAANNYA KEPADA SAUDARANYA

PENGANTAR

Ini adalah kisah seorang laki-laki yang pergi dari negerinya ke negeri lain. Dia tidak mempunyai tujuan kecuali hanya untuk mengunjungi saudaranya fillah (seagama) yang tinggal di negeri yang ditujunya itu. Lalu Allah mengutus seorang Malaikat di jalannya yang menjelma dalam wujud seorang laki-laki untuk menyampaikan kecintaan Allah kepadanya karena dia mencintai saudaranya.

KISAH ORANG YANG MEMBERI MINUM ANJING YANG KEHAUSAN LALU ALLAH MENGAMPUNINYA

PENGANTAR

Dua kisah dari seorang laki-laki dan wanita. Keduanya melihat anjing yang kehausan. Maka keduanya memberinya minum. Allah berterima kasih kepada keduanya dan mengampuni dosa-dosanya. Begitulah, berbuat baik kepada binatang bisa menjadi sebab diampuninya dosa-dosa dan mendekatkan seorang hamba kepada Allah.

ORANG YANG DIMAAFKAN OLEH ALLAH KARENA DIA MEMAAFKAN HAMBA-HAMBA ALLAH

PENGANTAR

Ini adalah kisah seorang laki-laki yang tidak mempunyai amal shalih manakala Malaikat maut datang untuk mencabut nyawanya. Dalam urusan dagang, dia memaafkan orang-orang yang bersangkutan dengannya. Jika dia memberi hutang dan waktu pembayaran telah tiba, maka dia memberi kesempatan kepada orang yang mampu hingga dia bisa membayar dan memaafkan orang yang dalam kesulitan. Yang dia harapkan dari perbuatannya ini adalah agar Allah memaafkannya. Maka Allah pun memaafkan dan mengampuni dosa-dosanya karena sifat pemaafnya dalam bermuamalah.

ORANG YANG MASUK SURGA LANTARAN MENYINGKIRKAN SESUATU YANG MENGGANGGU DARI JALAN KAUM MUSLIMIN

PENGANTAR

Rasulullah menyampaikan bahwa iman memiliki tujuh puluh lebih cabang, dan paling tinggi adalah ucapan 'La Ilaaha Illallah', sedangkan yang paling rendah adalah membuang sesuatu yang mengganggu dari jalan. Dalam kisah hadis ini Rasulullah menyampaikan tentang seorang laki-laki yang dimasukkan Surga oleh Allah hanya karena dia menyingkirkan dahan berduri dari jalan kaum muslimin sehingga tidak mengganggu mereka.

PEMBUNUH SERATUS NYAWA

PENGANTAR

Laki-laki ini tenggelam di dalam dosa. Dia telah membunuh seratus orang. Membunuh adalah perkara besar di sisi Allah, dosa agung di sisi-Nya. Akan tetapi, tidak ada dosa di mana pelakunya tidak tercakup oleh rahmat Allah. Allah mengampuni seluruh dosa jika seorang hamba kembali kepada-Nya dan bertaubat. Manakala laki-laki yang bermandikan darah seratus orang ini mengetuk pintu Tuhannya dengan benar, dia kembali kepada-Nya dengan penuh taubat. Maka Allah mengampuni dan menyayanginya.

ORANG YANG KEHILANGAN UNTANYA DI TANAH YANG SUNYI

PENGANTAR

Ini adalah kisah seorang laki-laki yang kehilangan untanya di tanah yang sunyi lagi sepi. Lalu dia tidur, tapi tiba-tiba unta itu sudah berdiri di depan matanya. Saking bahagianya dia berucap, "Kamu adalah tuhanku dan aku adalah hambamu." Rasulullah telah menyampaikan bahwa Allah lebih berbahagia terhadap taubat seorang hamba daripada orang dengan untanya yang kembali ditemukan. Ini

ORANG YANG BERHUTANG SERIBU DINAR

PENGANTAR

Ini adalah kisah dua orang laki-laki dari kalangan hartawan. Keduanya tinggal di sebuah kota di pesisir pantai. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai pedagang. Salah satu dari keduanya terpaksa meminjam seribu dinar dari yang lain. Pemilik wang memberinya seribu dinar hutang tanpa saksi dan tanpa penjamin, karena merasa cukup dengan kesaksian dan jaminan Allah. Penghutang pergi membawa wang itu menyeberangi laut demi tuntutan profesi, yaitu perniagaan. Ketika waktu pengembalian telah dekat, dia tidak menemukan perahu yang mengantarkannya ke kotanya, lalu dia mengambil kayu dan melubanginya. Wang itu diletakkan di lubang itu. Setelah ditutup rapi, kayu itu dilemparkan ke laut dengan diiringi doa agar Allah menyampaikannya kepada pemiliknya. Allah mengabulkan doanya dan mewujudkan harapannya.

ORANG YANG SEDEKAHNYA SALAH ALAMAT

PENGANTAR

Apabila seorang hamba menjalankan perintah Allah, maka tidak ada dosa jika dia salah dalam apa yang dilakukannya. Allah tidak mengurangi pahalanya dan tidak menyia-nyiakan balasannya. Dalam hadis ini Rasulullah menyampaikan kepada kita tentang seorang laki-laki yang bertekad untuk bersedekah secara diamdiam. Dia bersedekah selama tiga malam. Satu kali sedekahnya jatuh di tangan pencuri. Kali kedua, di tangan wanita pezina. Dan di tangan orang kaya pada kali ketiga. Hal itu membuatnya sedih dan gelisah. Maka, dalam mimpi dia didatangi dan dikatakan bahwa sedekahnya telah diterima, dan dijelaskan kepadanya bahwa sedekah kepada mereka yang tidak berhak menerimanya mengandung pelajaran dan faedah.

BAREL EMAS

PENGANTAR

Selalu ada dalam sejarah manusia kemunculan kisahkisah teladan yang luhur. Para pahlawannya menolak harta dan tidak tamak kepadanya, karena mereka takut itu adalah harta haram. Ini adalah kisah dua orang lakilaki yang saling menolak sepenuh barel emas. Masingmasing mengklaim bahwa itu adalah milik temannya dan bukan milik dirinya. Pengadil yang mereka angkat memutuskan dengan keputusan yang unik. Dia mengisyaratkan agar menikahkan putra salah seorang dari keduanya dengan putri yang lain dan membiayai keduanya dari harta itu.

JURAIJ AL-ABID

PENGANTAR

Kisah Juraij adalah kisah besar yang mengandung pelajaran-pelajaran dan nasihat-nasihat. Juraij adalah seorang ahli ibadah yang shalih di kalangan Bani Israil. Dia membuat ibunya kesal karena dia mendatanginya selama tiga hari agar kedua matanya bisa melihatnya dan kedua telinganya bisa menyimak pembicaraannya. Setiap kali datang, dia pulang dengan tangan hampa karena Juraij sibuk dengan shalat dan ibadahnya. Maka ibu Juraij berdoa atasnya dan Allah mengabulkan doanya. Ibunya mendoakan agar Juraij tidak mati sebelum melihat wajah wanita pezina. Lalu seorang wanita pezina menuduh Juraij telah melakukan zina dengannya. Dia mengklaim bahwa Juraij adalah ayah dari bocah yang dilahirkannya. Akan tetapi, Allah menyelamatkan Juraij karena keshalihan dan ketaqwaannya. Allah membuat bocah yang masih merah bisa berbicara. Dia memberitahu bapak yang ia diciptakan dari airnya. Dengan itu Allah menjawab doa ibunya dan membebaskannya dari tuduhan wanita pezina karena keshalihannya.

ASIYA RATU MESIR

PENGANTAR

Sebagian wanita memiliki sikap tersendiri dalam sejarah, di mana sebagian sikap itu tidak mampu diambil oleh kaum laki-laki. Di antaranya adalah Asiya ratu Mesir dan istri Fir'aun. Dia mengorbankan dirinya kepada Allah, mementingkan apa yang ada di sisi-Nya, dan meninggalkan kenikmatan dunia. Dia bersabar atas siksa suaminya kepadanya, maka dia mati dan ruhnya pergi kembali kepada Penciptanya.

Hadis ini adalah sebagian dari kisahnya.

SEORANG ALIM YANG BERTAKTIK AGAR SELAMAT

PENGANTAR

Inilah kisah salah seorang ulama Bani Israil. Orang-orang yang tersesat dari kaumnya ingin menjadikannya sandaran dalam menulis kitab palsu yang mereka buat sebagai ganti dari kitab mereka yang diturunkan dari Allah. Maka alim ini menampakkan seolah-olah dia setuju dengan kitab palsu itu, padahal sebenarnya dia menunjuk kepada kitabullah yang digantungkan di leher di atas dadanya di balik bajunya.

WANITA PENYISIR PUTRI FIR'AUN

PENGANTAR

Inilah kisah seorang wanita yang dibakar oleh thaghut Fir'aun. Fir'aun juga membakar anak-anaknya dalam sebuah wadah mirip tungku yang besar. Aroma tubuh yang terbakar menyebar ke setiap sudut. Balasannya, Allah menjadikan aromanya dan aroma anak-anaknya sedemikian harum menyebar di langit. Rasulullah mencium aroma wangi itu manakala beliau Mi’raj ke langit di malam Isra'.

RAJA YANG BERLARI DARI TAHTANYA

PENGANTAR

Ini adalah kisah salah seorang raja Bani Israil. Kaumnya memilihnya untuk memegang kekuasaan dan tampuk pimpinan, lalu rasa takutnya kepada Allah mendorongnya untuk pergi dari kaumnya dengan meninggalkan kursi kekuasaan dan lebih mementingkan ibadah kepada Allah di daerah dia tidak dikenal. Dia hidup dari pekerjaan sendiri.

ASHABUL UKHDUD

PENGANTAR

Di dalam Kitabullah terdapat sepenggal kisah tentang Ashabul Ukhdud. Hadis Nabi datang memberi penjelasan dan keterangan lebih mendalam untuk kisah ini. Sebuah kisah tentang bagaimana sekelompok orang-orang beriman dengan iman mereka menolak kenikmatan dan kelezatan dunia. Mereka memilih api daripada kufur kepada Allah. Kisah ini berbicara bagaimana seorang bocah kecil mampu menghidupkan iman di hati umat dan menggoncang singgasana raja thaghut yang sombong, yang mengklaim diri sebagai tuhan.

ORANG BERPENYAKIT LEPRA, BERKEPALA BOTAK, DAN ORANG BUTA YANG DIUJI OLEH ALLAH

PENGANTAR

Banyak orang yang diuji oleh Allah dengan penyakit atau kemiskinan. Mereka merindukan terbebas dari penyakit dan kemiskinan. Sebagian dari mereka memperoleh apa yang diimpikannya. Maka Allah mengganti penyakit mereka dengan kesehatan dan keselamatan. Kemiskinan mereka berganti dengan kekayaan. Di antara mereka ada yang melupakan musibah yang pernah menimpa mereka. Mereka tidak bersyukur kepada Allah atas nikmat-Nya kepada mereka. Mereka tidak merasakan penderitaan orang lain, padahal dahulu dia pernah merasakannya. Di antara mereka ada yang bersyukur atas limpahan karunia-Nya, ketika kesulitan yang menimpa dihapus oleh Allah. Manakala mereka melihat orang yang tertimpa apa yang pernah menimpa mereka, mereka menghiburnya dan mengulurkan tangan untuk memberi bantuan kepadanya.

Dalam hadis ini Rasulullah menyampaikan kepada kita tentang dua kelompok manusia seperti di atas. Orangorang yang kufur nikmat dan orang-orang yang mensyukurinya. Allah telah menguji tiga orang cacat di kalangan Bani Israil. Allah mengutus kepada mereka seorang Malaikat yang mengusap mereka. Maka cacat yang ada di tubuh mereka pun hilang, lalu masingmasing diberi harta yang disukainya. Hanya beberapa tahun ketiganya bisa mempunyai harta yang melimpah. Sekali lagi Allah mengutus kepada mereka seorang Malaikat yang mendatangi masing-masing dari mereka dalam bentuk mereka sewaktu mereka masih sakit dan miskin. Malaikat memohon bantuan dan pertolongan. Dua orang bersikap kikir, kufur terhadap nikmat Allah dan bakhil terhadap harta yang merupakan karunia Allah kepada mereka. Adapun orang ketiga, dia adalah orang yang bersyukur.

WANITA YANG MENASIHATI SEORANG ALIM

PENGANTAR

Ini adalah salah satu kisah Bani Israil yang disampaikan oleh seorang yang masuk Islam di kalangan mereka. Kisah ini tentang seorang ulama Bani Israil yang istrinya meninggal dunia. Dia memutuskan menyendiri karena kesedihannya yang sangat mendalam. Lalu ada seorang wanita yang nekad menemuinya. Wanita ini membuat perumpamaan yang menggambarkan keadaannya tanpa dia sadari. Maka ulama ini bisa mengambil manfaat dari perumpamaan yang dibuat wanitatersebut. Dia membuang kesedihannya dan kembali bergaul dengan orang-orang.

ORANG YANG MEMBANGGAKAN NENEK MOYANGNYA YANG KAFIR

PENGANTAR

Ini adalah kisah dua orang laki-laki. Salah seorang dari keduanya menyombongkan diri dengan leluhurnya yang kafir. Dia menisbatkan diri kepada sembilan leluhur, dan semuanya kafir. Orang kedua membanggakan nenek moyangnya yang muslim dan penisbatan dirinya kepada Islam. Maka Allah membinasakan amal orang pertama. Dia dikumpulkan bersama leluhurnya di Neraka. Dan Allah menyelamatkan orang kedua, dengan mengumpulkannya bersama leluhurnya di Surga.

ORANG SOMBONG YANG DIBENAMKAN OLEH ALLAH

PENGANTAR

Ini adalah kisah seseorang yang celaka karena perbuatannya. Dia telah mengundang kemarahan Allah kepadanya manakala dia keluar dari rumahnya dengan kesombongan di antara manusia. Dia berjalan penuh kesombongan dan keangkuhan, lalu Allah membenamkannya di dalam tanah. Itulah akibat bagi orang-orang yang sombong.

ORANG YANG BERSUMPAH MENDAHULUI ALLAH

PENGANTAR

Hadis ini menyampaikan kepada kita tentang kisah seorang laki-laki yang mengucapkan kalimat yang menghancurkan dunia dan Akhiratnya walaupun dia rajin beribadah, ber-amar ma'ruf nahi munkar. Dia telah bersumpah – manakala melihat temannya berbuat dosa – bahwa Allah tidak mengampuninya.

Temannya ini banyak berbuat dosa, dan dia sering melarangnya. Maka sumpahnya itu membuat Tuhannya marah, karena rahmat Allah luas. Dia selalu mengampuni makhluk-Nya sebesar apa pun dosanya. Allah mengampuni pelaku dosa dan memasukkannya ke dalam Surga. Allah memerintahkan si rajin beribadah agar masuk Neraka karena ucapannya.

WANITA YANG MASUK NERAKA KARENA SEEKOR KUCING

PENGANTAR

Hati yang keras dan tabiat yang buruk bisa menjerumuskan pemiliknya ke dalam Neraka. Hal itu karena ia kosong dari kasih sayang yang membuatnya tidak peduli terhadap apa yang dia lakukan kepada orang lain, maka ia membunuh, memukul dan merusak. Dengan itu, mereka mencelakakan diri mereka disebabkan oleh apa yang mereka lakukan kepada orang lain. Di antara mereka ada seorang wanita yang diceritakan oleh Rasulullah. Dia mengurung seekor kucing sampai ia mati kelaparan dan kehausan. Karena perbuatan itu dia pun masuk Neraka.

ORANG YANG MELAKUKAN DOSA-DOSA BESAR KARENA MINUM KHAMR

PENGANTAR

Dia adalah laki-laki yang tekun beribadah, lalu orangorang yang mempunyai kekuasaan di bumi hendak merusaknya dengan memaksanya melakukan sebuah dosa besar di antara dosa-dosa besar yang mereka sodorkan kepadanya. Dia memilih khamr, dengan asumsi itulah pilihan paling ringan. Ternyata khamr menjerumuskannya ke dalam semua dosa. Dia membunuh, berzina, dan makan daging babi setelah minum khamr. Maka binasalah dunia dan Akhiratnya.

ORANG-ORANG YANG MASUK DESA DENGAN MERANGKAK DI ATAS PANTAT MEREKA

PENGANTAR

Ini kisah tentang pengingkaran dan kedurhakaan dalam membalas nikmat dan kebaikan. Allah memerintahkan Bani Israil agar masuk ke sebuah desa di bumi yang suci (Baitul Maqdis) dengan kemenangan dan ketundukan kepada Allah serta permohonan ampunan dan rahmat kepada-Nya. Akan tetapi, mereka mengganti ucapan dengan ucapan lain yang tidak disampaikan kepada mereka. Mereka masuk dengan merangkak di atas pantat mereka, meneriakkan perkataan orang-orang bodoh dengan slogan-slogan kosong, mengganti kalamullah. Maka, Allah menurunkan siksa dari langit kepada orangorang dzalim di kalangan mereka.

KISAH JIBRIL YANG MENYUMPALKAN TANAH KE MULUT FIR'AUN

PENGANTAR

Ini adalah kisah yang menjelaskan sejauh mana kebencian Jibril kepada thaghut Fir'aun, sampai ketika Fir'aun berkata, "Saya percaya bahwa tidak ada tuhan melainkan tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil." (QS. Yunus: 90), pada saat dia tenggelam. Jibril khawatir rahmat Allah akan menolongnya, maka Jibril menyumpal mulutnya dengan tanah agar tidak mengucapkannya dengan kalimat tauhid.

WANITA YANG MEMAKAI SEPASANG KAKI DARI KAYU

PENGANTAR

Ini sebuah kisah Bani Israil yang terjadi pada saat Bani Israil sibuk dengan penampilan palsu yang menyebabkan mereka celaka dan binasa. Ketaqwaan dan keshalihan pada diri mereka telah menipis. Kerusakan menumpuk dan kesibukan terhadap perkara-perkara remeh meningkat. Maka Allah menguasakan musuh mereka atas mereka. Musuh-musuh itu mengalahkan dan menghinakan mereka.

Rasulullah menyampaikan kepada kita tentang sebuah bentuk kerusakan dan perhatian terhadap penampilan palsu yang ada di masyarakat Bani Israil. Seorang wanita bertubuh pendek memakai sepasang kaki palsu dari kayu untuk memanjangkan tubuhnya. Dia membuat cincin khusus yang bisa menyimpan minyak wangi di dalamnya agar bisa membangkitkan nafsu kaum laki-laki dengan aromanya manakala dia melewati mereka.

UTUSAN 'AD

PENGANTAR

Hadis ini mengisahkan sepenggal kisah binasanya 'Ad, kaum Nabi Hud. Mereka tinggal di selatan jazirah Arabiyah. Mereka mendustakan Rasul Allah, maka Allah menimpakan kepada mereka adzab kekeringan dan kelaparan. Akan tetapi, mereka tetap gigih mempertahankan kekufuran. Mereka mengira bahwa kesulitan bisa ditanggulangi hanya dengan mengutus seorang utusan ke tanah suci untuk berdoa meminta hujan bagi mereka. Mereka tidak mengerti bahwa pemberi hujan adalah Allah, bahwa adalah mungkin bagi mereka untuk berdoa kepada-Nya di tempat mereka tinggal, dan bahwa sebab terbesar yang bisa menolong mereka adalah iman kepada Rasul Allah yang diutus kepada mereka.

Mereka telah melakukan kesalahan manakala mereka tidak mengetahui bagaimana mengatasi ujian. Mereka melakukan kesalahan kedua manakala menyerahkan urusan penting, yaitu mencari hujan kepada orang pandir yang tidak layak. Lalu apa hasilnya? Utusan ini pergi dan selama satu bulan menjadi pemabuk. Dia mengenyangkan telinganya dengan mendengar lagu-lagu di rumah seorang temannya yang hartawan. Setelah satu bulan dia berdoa kepada Tuhannya dengan doa orangorang sombong yang tidak becus berdoa kepada Allah dan bermuamalah dengannya. Allah memberinya pilihan di antara awan-awan. Dia memilih awan yang berisi adzab yang menghancurkannya dan kaumnya.

Seorang utusan yang membawa sial dari kaum yang dzalim.

RAHBANIYAH PADA ORANG-ORANG NASHRANI

PENGANTAR

Ibnu Abbas di dalam hadis yang mauquf padanya menyampaikan kepada kita tentang sebab-sebab munculnya rahbaniyah pada orang-orang Nashrani. Bagaimana para pendeta generasi pertama keluar dari rumah-rumah mereka ke tanah-tanah kosong yang sepi dan puncak-puncak gunung demi menjaga agama mereka di mana kaum mereka hendak mengeluarkan mereka darinya.

Sesudah mereka mendatangi suatu kaum yang tidak mengetahui asal muasal rahbaniyah, mereka mengira bahwa rahbaniyah itu merupakan agama yang Allah syariatkan kepada mereka. Maka orang-orang yang datang belakangan meniru orang-orang sebelum mereka tanpa mengetahui sebab-sebab yang menyeret mereka kepada rahbaniyah. Mereka berlari dari kaumnya karena takut kepada kesyirikan dan kekufuran. Padahal, banyak para pendeta setelah mereka menjadi pendeta, sementara mereka berada di atas kekufuran dan kesyirikan mereka. Hanya saja, sebagian pendeta masih berada di kuil-kuil dan wihara-wihara dengan memegang manhaj generasi pertama mereka sampai sebagian dari mereka beriman kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam. Mereka menunggu diutusnya beliau berdasarkan ilmu mereka tentang beritanya dalam Taurat dan Injil.

QASAMAH PERTAMA PADA MASA JAHILIYAH

PENGANTAR

Kisah ini menjelaskan kepada kita tentang Qasamah pertama kali yang terjadi pada masa Jahiliyah di mana seorang laki-laki membunuh pekerjanya dan mengingkarinya. Empat puluh delapan orang dari kaum pelaku bersumpah bahwa teman mereka tidak membunuh laki-laki itu. Dua orang menolak bersumpah. Keduanya membayar diyat yang merupakan hak korban sebagai ganti sumpah. Dua orang ini selamat. Allah membinasakan orang-orang yang bersumpah. Dalam genap setahun sejak pengambilan sumpah mereka, semuanya mati.